Banner space (950x60)
 
Bookmark and Share
Berita Terkait
moreBerita Lainnya
go-jakarta.com
HTI: Obama Presiden dengan Tangan Berdarah
lokasi: Home / Berita / Nasional / [sumber: Jakartapress.com]
Minggu, 07/02/2010 | 19:14 WIB
HTI: Obama Presiden dengan Tangan Berdarah

Jakarta – Meski pimpinan PBNU dan PP Muhammadiyah menyikapi rencana kedatangan Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama dengan “menghormati” sang tamu, namun pihak Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) agak berbeda menyambut orang nomor satu di AS yang pernah sekolah di SD 01 Menteng Jakarta Pusat itu.  HTI menyatakan sikap menolak kedatangan Obama karena menganggapnya sebagai Presiden dengan tangan berdarah.

"HTI menolak kedatangan Obama karena Presiden Amerika Serikat tersebut tak ada bedanya dengan Presiden AS sebelumnya, George W Bush, yang menjajah saudara-saudara kita di Irak, Afganistan, dan Pakistan. Obama telah membunuh ribuan umat Islam, maka pantaslah Obama disebut sebagai Presiden dengan tangan berdarah," ujar juru bicara HTI Ismail Yusanto di Jakarta, Minggu (7/2).

Dalam keterangannya, Ismail pun mengatakan bahwa selama setahun Obama memimpin pemerintahan, tak satu pun janjinya untuk menciptakan perdamaian dunia ditepati. Pemimpin negara adikuasa tersebut menurut Ismail tidak pantas datang ke Indonesia yang merupakan salah satu negara dengan penduduk muslim terbanyak di dunia. "Obama tidak punya rasa simpati sedikitpun terhadap tragedi Gaza, bahkan dia menganggap kejadian biadap itu biasa saja. Padahal ada 1300 umat muslim meninggal akibat agresi biadap Israel," tandasnya.

Sebelumnya, Presiden Amerika Serikat Barack Obama dijadwalkan akan datang ke Indonesia pada paruh kedua Maret 2010. Dalam kunjungan Presiden Obama mendatang, juga akan diluncurkan comprehensive strategic atau kemitraan komprehensif yang idenya berasal dari Presiden SBY saat bertemu dengan Presiden Obama November 2008 silam.

HTI  Siap Demo Obama
Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) tak akan tinggal diam dengan rencana kedatangan Presiden Amerika Serikat Barack Obama Maret mendatang. Aksi demonstrasi pun telah disiapkan HTI untuk menyambut pemimpin negara adikuasa tersebut. "Kita akan protes dengan kedatangan Obama, kita akan tunjukkan penolakan tersebut dengan demonstrasi dan tabligh akbar," ujar juru bicara HTI, Ismail Yusanto.

HTI menilai kedatangan Obama sebagai tamu yang buruk yang dapat merugikan negara berpenduduk mayoritas muslim ini. Dengan program-program militer di pemerintahannya, Obama telah membunuh saudara-saudara umat muslim di Irak, Afganistan dan Pakistan.

"Imam Samudera yang menewaskan banyak orang asing saja dianggap teroris, mengapa Obama yang telah menghancurkan negara-negara Islam tidak kita anggap teroris? Kalau melihat Obama secara objektif memang benar dia itu tamu dan Islam mengajarkan untuk menyambut tamu dengan baik. Tapi perlu diingat ada tamu baik dan tidak baik. Obama itu termasuk yang tidak baik karena telah membunuh saudara-saudara kita," tutur Ismail.

Pada kedatangan mantan Presiden Amerika Serikat George Bush, massa HTI selain melakukan demonstrasi juga melaporkan penolakan ini kepada Kedutaan Besar Amerika Serikat. Namun, untuk kedatangan Obama kali ini rencana pelaporan ke Kedubes seperti yang pernah dilakukan HTI sebelumnya belum dibicarakan lebih lanjut.

"Kita belum tahu persis kapan Obama akan datang, tahunya hanya bulan Maret saja. Yang sudah jelas pasti akan ada demo, sedangkan untuk melaporkan ke Kedubes Amerika Serika seperti saat kedatangan George Bush belum ada, masih dibicarakan," papar juru bicara HTI. (*/ira/inilah.com)

Banner space (468x60)
 
Komentar
Judul:
 
Nama Lengkap:
Anti Spam: