
BERMAIN total sudah menjadi harga mati bagi aktris cantik Andi Soraya. Saking totalnya, dia pun rela tubuh cantiknya dieksplorasi kamera untuk melakukan adegan-adegan syur di film terbarunya, HANTU PUNCAK DATANG BULAN. Karenanya, dia mengaku kecewa jika MUI mencekal film tersebut dna bahkan didemo oleh FPI.
"Kecewa karena apresiasi kita di dunia film terpangkas. Seharusnya yang mencekal film ini menonton dulu karena film ini sangat menghibur. Buktinya tadi yang nonton banyak yang tertawa karena memang lucu. Kalau dirasa vulgar memang ini diperuntukkan untuk usia dewasa," kilah Andi Soraya saat ditemui di Platinum XXI, FX Plaza Senayan, Rabu (3/2), di acara premiere HPDB.
Biarpun banyak adegan syur dan buka-bukaan di film ini, Andi Soraya menganggapnya wajar-wajar saja. "Kalau aku lihat di semua film ada adegan vulgarnya. Kita melakukan juga masih dalam batasan karena film ini juga sudah melalui LSF. Menurutku, vulgar itu bumbu-bumbu aja dalam sebuah film," kilahnya pula.
"Ya nggak semua begitu," lanjut Andi. "Yang penting peruntukannya. Film ini untuk usia berapa kan sudah ada patokannya, mana untuk di bawah umur dan untuk yang dewasa. Kalau untuk usia di bawah umur ada adegan vulgarnya ya itu salah karena tidak pada tempatnya. Aku pun mau melakukan karena tahu film ini memang film hiburan khusus dewasa."
Karenanya, meskipun kecewa jika film teranyarnya itu benar-benar dicekal, Andi mengaku hanya bisa pasrah. Dia hanya ingin peraturan tentang sensor film diperjelas lagi. "Ya kita cuma pasrah walau kecewa. Cuma kita jadi minta lagi rambu-rambu film di Indonesia tentang sensor film karena ternyata sudah lolos LSF pun masih bisa dipermasalahkan," páparnya seperti dilansir situs kapanlagi. (*/kpl)
