
Majelis Ulama Indonesia (MUI) Samarinda mencekal film 'Suster Keramas' yang dibintangi aktris porno Jepang, Rin Sakuragi. Apa penyebabnya? Ini dia lima alasan MUI Samarinda memprotes film tersebut.
Menurut Ketua MUI Samarinda KH Zaini Naim, Selasa (29/12), alasan film 'Suster Keramas' dicekal adalah sebagai berikut:
1. Dari judulnya, 'Suster Keramas.' Keramas itu identik dengan mandi setelah bersetubuh," ujar Zaini.
2. Bintang filmnya, bintang film porno Jepang.
3. Saya melihat dari sinopsisnya, ada adegan syur.
4. Dari sinopsisnya saya menilai tidak ada nilai pendidikan.
5. Sejak pembuatan awalnya sudah menuai kontroversi.
KH Zaini menilai, Suster Keramas tidak mendidik. “Tak ada nuansa pendidikan pada film itu tetapi justru dapat merusak moral generasi muda. Sudah bisa dipastikan jika film itu diputar, penontonnya didominasi kalangan remaja,” ujar Ketua MUI Samarinda.
Sementara itu, artis pelawak Yadi Sembako yang men jadi lawan main bintang film porno Jepang, Rin Sakuragi, dalam film 'Suster Keramas' mengaku baru tahu film terbarunya dicekal MUI Samarinda, dna ia pun merasa keberatan dengan pencekalan tersebut.
"Dianggap tidak mendidik itu kan pandangan dari majelis ulama saja, belum tentu dari yang menonton. Banyak kok film tidak mendidik lainnya tapi bisa tayang," tukas pria dengan nama asli Suryadi Ishaq ini.
Dalam 'Suster Keramas', Yadi berperan sebagai pemandu wisata bernama Odong. Ia dikisahkan menjadi orang yang memandu Rin selama dia bertandang ke Indonesia.
Rin ke Indonesia untuk mencari saudaranya yang ternyata sudah meninggal. "Selama syuting dengan dia, saya tidak terlibatadegan panas, nggak pernah ada," ujar Yadi yang melakoni syuting bareng Rin selama 10 hari itu.
Saat syuting bersama Yadi, pakaian yang dipakai Rin pun dinilainya tidak seksi. "Mungkin karena adegannya kebanyakan di tempat umum ya, kayak di jalan raya," ucapnya.
Kembali ke soal pencekalan MUI Samarinda pada 'Suster Keramas,' Yadi mengaku sangat kaget. Ia tidak menyangka film keempatnya itu diprotes jelang dirilis, 31 Desember mendatang. (*/dtc/jpc)
Senin, 04/01/2010 | 14:52 WIB, oleh DIKA SETYAWAN
Senin, 04/01/2010 | 14:49 WIB, oleh out siders solo timur
Senin, 04/01/2010 | 14:44 WIB, oleh uoye
| Komentar ke : 1 - 3 | Total : 3 | Halaman : |


