RSS
06 Januari 2009
HomeNasionalPilpresPilkadaPartai-PartaiBisnisEnergiIndeks
Berita Terkait
Belum terdapat berita yang terkait...
moreBerita Lainnya
blitzmegaplex
Investor Korea Garap Tapioka di Purbalingga
lokasi: Home / Berita / Bisnis / [sumber: Jakartapress.com]
Senin, 03/11/2008 | 22:41 WIB - Dibaca 151 Kali

Purbalingga - Setelah banyak menanamkan investasi dibidang rambut dan wig, kini salah satu investor baru dari Korea Selatan PT Hanjung Indonesia mulai mengembangkan bisnis agro di Purbalingga (Jateng). Perusahaan tersebut akan menggarap industri tapioka di wilayah Kecamatan Bukateja dan Kejobong. Dalam sehari, pabrik tersebut membutuhkan bahan baku ketela sebanyak 200 ton. Sementara produksinya dengan kualitas terbaik, akan memenuhi pasaran ekspor.

General Manager PT Hanjung Indonesia Kim Hyung Ki, Senin (3/11) mengatakan, untuk mendukung operasionalisasi pabrik, pihaknya telah membebaskan tanah seluas 37 hektar di wilayah Desa Cipawon Bukateja beserta sebuah pabrik tapioka, dan 34 hektar lahan di seberang sungai Serayu yang masuk wilayah Banjarnegara. "Prinsip investasi kami, tidak semata-mata hanya mencari keuntungan, namun akan ikut membantu meningkatkan kesejahteraan petani," kata Mr Kim Hyung Ki.

Dikemukakan Kim Hyung, dengan kebutuhan bahan baku yang sangat besar, maka pihaknya harus mengusahakan lahan sendiri untuk tanaman singkong. Selain itu juga akan menjalin kerjasama dengan petani agar stabilitas bahan baku terus terjaga. "Berapapun produksi singkong yang dihasilkan petani, akan kita beli. Namun, nantinya bibit singkong yang ditanam akan disediakan oleh pihak perusahaan," kata Kim Hyung Ki.

Kim Hyung mengatakan, produksi tapioka di Purbalingga saat ini, masih jauh dibawah grade I yang memenuhi kualitas ekspor. Oleh karenanya, agar kualitas produksi baik, dan memenuhi pasaran ekspor, maka peralatan mesin yang sudah dibeli akan diganti dengan mesin baru yang lebih bagus. "Kita akan benahi semua peralatan yang sudah ada, dan kita ganti dengan yang baru sehingga dihasilkan tapioka yang berkualitas nomor I," kata Kim Hyung Ki.

Kim juga mengemukakan, setelah indutri tapioka, pihaknya akan mengembangkan bio industri dengan bahan baku singkong juga. Namun, investasi ini kami lakukan setelah industri tapioka tertata baik. "Sepanjang ada jaminan keamanan untuk berkembangnya iklim investasi di Purbalingga dan dan Indonesia, kami akan terus mengembangkan usaha," kata Kim Hyung.

Kim menambahkan, saat ini induk PT Hanjung berada di Korea, dan telah menanamkan investasi di Kamboja. Di Kamboja memiliki lahan seluah 400 ribu hektar untuk industri tapioka juga. Di Indonesia dengan bendera Hangjung Indonesia juga telah berinvestasi yang sama di Provinsi Lampung.

Menyinggung tentang pengembangan tanaman singkong sebagai bahan baku industri tapioka, pihak PT Hanjung akan menyiapkan bibit yang didatangkan dari Korea. Pada lahan yang dikerjasamakan dengan petani, pihak perusahaan selain memberikan bibit juga pupuk. "Jika produksi singkong petani saat ini rata-rata 30 ton per hektar, menurut kami masih sangat jauh. Oleh karenanya, akan kami siapkan bibit khusus dari Korea yang menghasilkan 200 ton singkong per hektar," kata Kim Hyung.

Sementara itu Bupati Drs H Triyono Budi Sasongko, M.Si menyatakan, pihaknya memberikan dukungan penuh berkembangnya industri dari Korea. Pihak Pemkab juga memfasilitasi perijinan, lahan jika masih dibutuhkan, dan sarana prasarana pendukung. "Kami juga menjamin tidak akan ada pungutan yang memberatkan bagi investor. Sedang dari sisi faktor keamanan, kami akan menjamin pula," kata Bupati Triyono BS.

Bupati Triyono mengungkapkan, lahan ketela pohon yang dibudidayakan petani saat ini sekitar 9.084 hektar dengan produksi 253.207 ton per hektar. "Untuk mendukung industri yang dibutuhkan, kami akan memfasilitasi perusahaan dengan petani untuk pengembangan tanaman singkong sehingga nantinya akan mendukung ketersediaan bahan baku industri tapioka," kata Bupati Triyono. (Pyn)

 
Komentar
Judul:
 
Nama Lengkap:
Anti Spam:
 
RE:Investor Korea Garap Tapioka di Purbalingga 
Kamis, 18/12/2008 | 16:15 WIB, oleh henny rahayu
 
baguslah artikel seperti diatas, syukur kalo ada tindaklanjutannya seperti memfasilitasi siapapun yang berminat membuka usaha terutama bidang usaha pada bahan baku singkong tersebut.seperti dibawah ini:

saya punya gaplek, siapapun yang berminat bisa menghubungi
henny rahayu , email: suhe0680@yahoo.com.

tolong dong bantuannya untuk memasarkan produk saya tersebut.
terima kasih.


henny
 
Komentar ke : 1 - 1 | Total : 1 | Halaman :