ExxonMobil Corp. perusahaan minyak terbesar U.S. melewati perkiraan analis memperoleh pendapatan bersih sebesar $14.83 Milyar. Catatan keuntungan triwulan ExxonMobil Corp. pada hari Kamis, menunjukan bahwa Keuntungan Triwulanan yang diperoleh ExxonMobil melewati perkiraan analis.
ExxonMobil, berkata bahwa keuntungan bersih pada triwulan ini adalah $14.83 Milyar atau sebanyak $2.86 saham, lebih dari $9.41 Milyar atau $1.70 saham setahun lebih awal. Keuntungan tersebut termasuk $1.45 Milyar special items.
Catatan perusahaan sebelumnya melaporkan ExxonMobil Corp. memperoleh keuntungan sebesar $11.68 Milyar pada triwulan kedua tahun 2008.
Pada triwulan terakhir keuntungan bersih yang diperoleh setara $1,865.69 per detik, mendekati $400 per detik melebihi angka sebelumnya.
ExxonMobil Corp. menyatakan bahwa total keuntungan yang diperoleh adalah $137.7 Milyar pada triwulan ketiga.
Analis mengharapkan catatat Exxon meningkat 40% sehingga dapat mencapai $2.38 saham, atau keuntungan bersih sebesar $12.2 Milyar, dan 28% pendapatan yaitu $131.13 Milyar berdasarkan pengumpulan data perkiraan yang disusun oleh Thomson Reuters.
Harga saham Exxon jatuh mendekati 2% pada penjualan pagi. Namun pendapatan perusahaan kembali normal oleh harga minyak, yang mencatat angka tinggi triwulan, sebelum mengalami penurunan. Pada permulaan triwulan ketiga harga minyak mencapai $140.97 per barrel, dan turun menjadi $100.64.
Coba bandingkan angka itu dengan penjualan tahun 2007. Pada permulaan triwulan ketiga harga minyak $71.09 per barrel, kemudian naik menjadi $81.66.
Khusus Exxon termasuk keuntungan sebesar $1.62 Milyar dari penjualan Perusahaan Gas Alam German. Harga tersebut juga meliputi uang denda sebesar $170 Juta terhadap pengrusakan atas tumpahnya Valdez Oil di Pantai Alaska pada tahun 1989.
The Irving, perusahaan minyak milik Texas, berkata bahwa mereka kehilangan $50 Juta dari keuntungan mereka sebelum dipotong pajak, dan hal itu disebabkan adanya Badai Gustav dan Ike. The Irving mengharapkan kerusakan akibat bencana ini, dan mengurangi pendapatan triwulan keempat $500 Juta.
Meskipun memperoleh keuntungan, Exxon menjelaskan bahwa mereka sempat mengalami penurunan produksi minyak sebesar 8% pada triwulan ketiga, apabila dibandingkan dengan triwulan yang sama tahun sebelumnya.
Exxon juga menjelaskan bahwa dibutuhkan banyak uang untuk menempatkan sumur minyak baru. Mereka menjelaskan bahwa dibutuhkan $6.9 Milyar untuk eksplorasi minyak pada triwulan ketiga, 26% lebih banyak dari tahun sebelumnya pada triwulan yang sama.
Phil Weiss, analis dari Argus Research, menjelaskan bahwa dia tidak mengharapkan Exxon untuk kehilangan keuntungan lagi pada triwulan berikutnya. “karena harga minyak yang rendah saat ini Saya berharap triwulan keempat akan sebaik triwulan ketiga” kata Weiss. Weiss juga menjelaskan bahwa terjadi penurunan permintaan untuk bensin, ini dapat berdampak pada Exxon dan perusahaan minyak lainnya”
Kamis ini, perusahaan minyak terkemuka Eropa yaitu Royal Dutch Shell PLC (RDSA) memperoleh keuntungan sebesar 22% pada triwulan ketiga, yaitu sekitar $8.45 Milyar. Mereka amenjelaskan bahwa penjualan naik sebanyak 45% menjadi $132 Milyar.
Exxon sebagai perusahaan terbesar kedua yang memperoleh keuntungan dalam penjualan tahunan, setelah Wal-Mart Stores. Harga saham Exxon mengalami penurunan sebesar 20% tahun ini, the S&P 500 jatuh sebesar 36%.
Exxon's stock price has fallen about 20% so far this year, The S&P 500, of which it is a member, has fallen about 36%. (Indri)