06 Januari 2009
Home
Nasional
Pilpres
Pilkada
Partai-Partai
Bisnis
Energi
Indeks
Jumlah Pengangguran di Jakarta Meningkat
|
Wiranto: Lembaga Survei Mesti Netral dan Transparan
|
Dana yang Digelapkan PT Sarijaya Permana Rp 240 Miliar
|
Maftuh Basyuni Resmi Dilaporkan ke KPK
|
Industri Migas dan Baja Dapat Insentif Pajak Terbesar
|
Rupiah Merosot 220 Poin
|
BPS DKI Jakarta: Rapor Inflasi DKI Positif
|
Kadin: Impor Barang Tertentu Perlu Didorong
|
Micxon X5i, MP3 player atau Ponsel?
|
Fanatisme Partai Bisa Dikalahkan Politik Uang dan Politik Beras
Kategori Lainnya
»
Bisnis
»
Partai-Partai
»
Pilpres
»
Energi
»
Nasional
»
Serba Serbi
»
Opini
»
Surat Pembaca
»
Hot
»
Etalase
»
DKI Jakarta
»
Pilkada
more
Berita Lainnya
06/01/2009
Jumlah Pengangguran di Jakarta Meningkat
06/01/2009
Wiranto: Lembaga Survei Mesti Netral dan Transparan
06/01/2009
Dana yang Digelapkan PT Sarijaya Permana Rp 240 Miliar
06/01/2009
Maftuh Basyuni Resmi Dilaporkan ke KPK
06/01/2009
Industri Migas dan Baja Dapat Insentif Pajak Terbesar
06/01/2009
Rupiah Merosot 220 Poin
06/01/2009
BPS DKI Jakarta: Rapor Inflasi DKI Positif
06/01/2009
Kadin: Impor Barang Tertentu Perlu Didorong
06/01/2009
Micxon X5i, MP3 player atau Ponsel?
06/01/2009
Fanatisme Partai Bisa Dikalahkan Politik Uang dan Politik Beras
Pakar
lokasi:
Home
/
Berita
/
Pakar
Salah Kaprah, Pilpres Setelah Pemilu Legislatif
Sabtu, 06/12/2008 | 20:45 WIB - Jakartapress.com - Dibaca (162)
DALAM sistem presidensiil, program yang dijual dalam kampanye adalah program calon presiden (capres), bukan program partai politik
Berita ke :
1 - 1
| Total :
1
| Halaman :
1
Achehpress
|
Jabarpress
|
Jatengpress
|
Jatimpress
|
Kurs BCA